Beranda ---- KPU Kota Padang Gelar Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Paslon Wako dan...

KPU Kota Padang Gelar Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Paslon Wako dan Wawako

111
0
BERBAGI

PADANG (PN)—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang gelar rapat pleno untuk Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Padang. Dari hasil rapat pleno KPU telah menetapkan dua pasangan calon telah lolos dalam tahap verifikasi untuk mengikuti Pilkada 2018.

Dua pasang calon Walikota dan Wakil Walikota yang lolos verifikasi akan mencabut nomor urut dalam rapat pleno yang berlangsung di hotel Pangeran jalan Ir. H. Juanda Kota Padang Selasa (13/2) siang.

Kegiatan pengudian nomor urut merupakan salah satu proses demokrasi yang harus dilaksanakan sesuai aturan yang telah ada. Rapat pleno dihadiri oleh pejabat forkompimda, niniak mamak, masyarakat dan pendukung kedua pasangan calon.

Terlebih dahulu, calon wakil walikota dari setiap pasangan dipersilakan mengambil undian untuk mengetahui siapa di antara mereka yang akan mencabut nomor urut terlebih dahulu. Lalu calon Walikota dipersilahkan untuk mencabut nomor urutnya.

Setelah mencabut nomor urut, kedua pasang calon Walikota dan Wakil Walikota itu kemudian dipersilahkan untuk membuka kertas yang berisi nomor urut mereka.

Dan hasilnya, Ditetapkan untuk pasangan Emzalmi-Desri Ayunda dengan nomor urut satu (1) dengan diusung oleh tujuh partai politik yakni Partai Gerindra, PDI-P, Partai Golkar, PPP, PKB, Demokrat dan Nasdem.

Sementara nomor urut dua (2) untuk pasangan Mahyeldi-Hendri Septa diusung dua partai politik yakni PKS dan PAN.

Riuh para pendukung Emzalmi – Desri Ayunda tak hentinya mewarnai acara pencabutan nomor urut tersebut. Mereka juga saling adu yel-yel yang membuat rapat pleno ini berlangsung semarak.

Dalam kata sambutan Ketua KPU Padang Muhammad Sawati terlebih dahulu memberikan ucapan selamat kepada kedua pasangan yang akan berebut kursi menjadi orang nomor satu di Kota Padang ini.

“Atas nama penyelenggara Pilkada 2018 kami mngucapkan selamat kepada kedua paslon yang akan bertarung  ,” ucap Sawati dalam sambutannya.

Sawati menyebutkan, kedua pasang calon Walikota dan Wakil Walikota Padang ini adalah sosok tokoh yang memang pantas untuk maju dalam kontestasi lima tahunan ini.

“Kedua pasangan ini adalah tokoh hebat dan orang baik di Kota Padang,” ucapnya.

Oleh karena itu, pihak penyelenggara berharap dalam masa kampanye dan debat publik yang akan berlangsung mulai tanggal 15 Februari 2018 sampai 26 Juni 2018 mendatang akan berlangsung dengan kondusif.

“Kampanye nanti akan di laksanakan selama 129 hari, dan ini merupakan waktu yang cukup lama. Mari kita pertahankan pilkada serentak di Kota Padang ini agar menjadi pilkada yang damai, tentram, dan aman sehingga jauh dari zona merah,” ucap Sawati.(ape)

LEAVE A REPLY